Yang dimaksud media penyimpanan disini adalah hard disk, cdrom, flopy dan USB Flash disk. Beberapa distro mempunyai fitur untuk mengaktifkan media-media tersebut secara otomatis saat anda memasukkannya kedalam komputer. Beberapa distro lainnya tidak, jika tidak anda harus mengaksesnya secara manual. Untuk itu digunakan perintah mount. Perntah ini harus dijalankan melalui root.
Format: mount option device direktori-aksesnya
untuk device diberi nama /dev/nama-media. Misalnya:
/dev/cdrom untuk cdrom
/dev/floppy untuk floppy
/dev/sdxx untuk usb atau harddisk SATA. xx adalah urutannya
/dev/hdxx untuk harddisk PATA. xx adalah urutannya
Untuk direktori-aksesnya secara default diletakkan di /media atau /mnt. Direktori akses ini dapat anda ganti sesuai keinginan.
Contoh media cdrom :
root@smuet-laptop:~# mount /dev/cdrom /mnt/cdrom
Contoh media floppy :
root@smuet-laptop:~# mount /dev/floppy /mnt/floppy
Contoh media usb atau hardisk SATA:
root@smuet-laptop:~# mount /dev/sda1 /mnt/sda1
Contoh media hardisk:
root@smuet-laptop:~# mount /dev/hda1 /mnt/hda1
Setelah anda melakukan mount, coba cek di directori aksesnya, apakah sudah termount atau belum.
Melepas Akses Media Penyimpanan
Untuk melepas akses media penyimpanan digunakan perintah unmount
format: umount option device direktori-aksesnya
Contoh :
root@smuet-laptop:~# umount /dev/sda1 /mnt/sda1
☼Perhatikan bahwa untuk melepas sebuah mount anda harus berada diluar direktori yang sedang di mount jika masih berada paad direktori mount akan terjadi kesalahan
Contoh :
root@smuet-laptop:/media/cdrom0# umount /dev/scd0 /media/cdrom0/
umount: /media/cdrom0: perangkat sedang sibuk
umount: /media/cdrom0: perangkat sedang sibuk
umount: /media/cdrom0: perangkat sedang sibuk
umount: /media/cdrom0: perangkat sedang sibuk
Tidak ada komentar:
Posting Komentar